Kucingku Hilang!

Kucingku Hilang!
Aqila Dwi Salsabila

Di suatu kota kecil bernama kota SehAm (SejahteraAman), hidup seorang anak laki-laki bernama Togi bersama kakak perempuannya bernama Maty dan kucingnya bernama Pussy. Pussy itu warna bulunya coklat, orange, hitam, putih, dan abu-abu, ekornya pendek, ia jantan, dan ia itu kucing campuran himalaya dan kucing liar. Togi yang duduk dikelas 3 SD ini sangat senang dan menyayangi kucingnya itu, bersama Maty, mereka mengurus kucing itu sebaik-baiknya. Sayang, sejak orang tuanya meninggal karena pesawat mereka jatuh, mereka kini tinggal di sebuah rumah yang besar tanpa dihuni seorang kecuali mereka. Suatu hari, Togi bersama kucingnya berjalan-jalan menuju ke Taman Kucing di kota kecil itu, sedangkan kakaknya pergi belanja di supermarket. Sampai di taman, togi pun melepaskan pussy untuk bermain ditaman sambil bertemu dengan kucing lain. Sambil melihat pussy main bersama kucing lain, Togi juga berbincang dengan pemilik-pemilik kucing yang kebanyakan anak-anak. Saat berbincang-bincang dengan temannya, tiba-tiba togi melihat Nancy, tetangganya membawa kucing anggoranya yang bernama Puppy, Togi pun segera menemui Nancy, lalu mereka berbincang-bincang. Mereka membicarakan tentang kebersihan kucingnya, tempat tidur kucingnya, acara bantal kucing, acara ulang tahun Puppy, dan makanan kucingnya. Pussy yang melihat Puppy menuju ke dia, lalu mereka langsung bermain bersama. Pussy ternyata sangat suka bermain dengan Puppy, sampai-sampai saat perjalanan pulang bersama Nancy dan Puppy, Pussy dan Puppy masih bermain kejar-kejaran. Saat sampai dirumah masing-masing, Togi mengambil Pussy dan Nancy mengambil Puppy lalu mereka ucapkan “Selamat tinggal”. Saat masuk rumah, Pussy segera ke tempat makannya dan menunggu Togi untuk mengisi box makanannya. Melihat Pussy menunggu makanannya, Togi segera mengambil ikan dan nasi lalu menaruh ikan dan nasi di box Pussy. Pussy yang melihat makannya langsung memakannya sampai habis tak tersisa, lalu ia makan tidak hampir 5 menit. Togi sering melatih kucing itu melompat, berlari, main laser dan bola, tangkap tikus, dll. Malam harinya, setelah Maty memasak makanan untuk Togi dan Pussy, mereka berdua langsung menyantap makanan karena mereka sudah sangat lapar dari Taman Kucing. Selesai makan, Togi dan Pussy segeraengambil posisi untuk tidur lalu mereka tidur.
Keesokan harinya, pagi-pagi Togi bangun lalu segera menyiapkan air panas, alat mandinya, alat mandi Pussy, handuknya, handuk Pussy, dan headriyer. Setelah menyiapkan semuanya, Togi pun keluar untuk mencari Pussy. Ia sudah memanggil Pussy, namun Pussy tidak menghampiri Togi. Togi mulai panik dan merasa takut bila Pussy terjadi apa-apa. 2 jam, 3 jam berlalu, Pussy masih saja belum kembali. Maty yang baru pulang dari rumah temannya heran melihat Togi. Maty pun bertanya, “Kamu kenapa, Tog?” 
“Pussy hilang, kak! Seharusnya ia sudah ada ditempat makannya sejak 3 jam yang lalu, tapi ia belum datang!! Aku takut kak!” Jawab Togi,
“Tenang Togi! Pussy tidak hilang kok! Ayo kita cari bersama-sama!” Kata Maty.
Akhirnya mereka mencari Pussy. Mereka mengelilingi kompleks berkali-kali, tapi Pussy belum ditemukan.
Hari sudah mulai malam, namun Pussy belum kembali. Togi tambah panik dan menyalahkan dirinya sendiri. Tiba-tiba datanglah Nancy bersama Pussy dan Puppy. Togi yang saat itu cemas langsung tenang dan menghembuskan napas, Maty pun begitu juga. Nancy berkata, “Maaf Togi, tadi pagi aku jalan pagi sama Puppy, terus aku lihat Pussy di teras, lalu Pussy melihatku dan mengikutiku ke rumah. Lalu Pussy dan Puppy main bersama, tidur bersama, dan makan bersama. Maaf ya, aku tidak tanya kamu, kamu jadi cemas.”
“Syukurlah Pussy tidak apa-apa, yang penting ia sudah makan, lain kali kasih tau aku ya, aku cemas sekali. Uh Pussy! Kau bikin aku cemas! Yang penting kamu sudah pulang.” Kata Togi
Ternyata Pussy 1 hari ini main di rumah Nancy karena kesepian diteras. Pussy membuat semua orang cemas. Akhirnya Pussy berkumpul lagi bersama Togi dan Maty, dan malam itu Puppy dan Nancy diajak makan malam dirumah Togi. Setelah peristiwa itu, Togi mulai memperketat penjagaan Pussy karena takut Pussy hilang lagi.

Selesai


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisahku

Pejuang di Tapal Batas